
Kenapa dan kapan harus dilakukan pembaruan?
Sebagai dosen atau peneliti, publikasi artikel merupakan hal yang perlu dilakukan karena termasuk dalam kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi seperti Pendidikan seperti ; Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat. Ini berguna dalam mengerjakan Beban Kinerja Dosen di dalam SISTER yang dikerjakan tiap semester, sehingga setidaknya minimal 1 penelitian dan 1 pengabdian masyarakat merupakan hal yang wajib.
Beberapa tahun terakhir SISTER menerapkan sinkronisasi artikel penelitian yang diambil dari SINTA, sedangkan untuk memiliki akun SINTA diwajibkan memiliki NIDN/NIDK/NUPTK serta minimal akun Google Scholar. Namun jika memiliki akun scopus juga bisa di update kemudian hari. Dari rentetan alur tersebut, akun Google Scholar menjadi langkah dasar agar artikel dapat diambil secara otomatis melalui akun SISTER (Sebelum nantinya SINTA akan bergeser ke ANJANI).
Dilain sisi, ada banyak hal terkait administrasi oleh dosen tiap semester sehingga tidak semua hal dapat dimaksimalisasi dan salah satunya adalah pembaruan data publikasi. Seringkali dosen lupa melakuan pembaruan data penelitian, ini menyebabkan data yang tidak sesuai dikarenakan nama penulis yang mirip atau serupa tapi tidak sama. Sehingga terkadang artikel dari penulis lain masuk kedalam list artikel kita padahal itu bukan milik kita hanya karena namanya sama atau mirip. Ini biasanya terjadi karna setingan otomatis dari akun google scholar sehingga menarik semua data yang dianggap mirip namun sebenarnya tidak dibenarkan walaupun tidak salah juga.
Dari sisi penerima, ini merupakan hal yang menguntungkan karena klaim otomatis mempermudah penulis karna tidak perlu ribet pembaruan secara berkala yang terkadang atau sering terlupakan. Namun ini tentu saja merugikan penulis aslinya, baik itu secara materil maupun non-materil. Untuk itu, alangkah bijak jika seandainya ada artikel yang “nyangkut” di akun Google Scholar kita untuk segera dilepaskan sehingga dapat di klaim oleh penulis aslinya. Demi kebaikan bersama.
Berdasarkan fenomena diatas, sebagai sesama peneliti maka penulis menyarankan agar dilakukan pengecekan akun Google Scholar kita secara berkala. Seperti menghapus artikel dari penulis lain, dan mengklaim artikel kita yang asli tentunya. Ini berguna untuk mempermudah sinkronisasi ke dalam akun SINTA nantinya.
Idealnya : pembaruan data dapat dilakukan beberapa hari setelah artikel kita terbit dari OJS, ini berguna agar link terindex secara sempurna di Google. Penulis biasanya melakukan pembaruan 1 atau 2 minggu setelah link di terbitkan. Bisa saja dilakukan pada hari yang sama atau satu hari setelahnya, hanya saja pada beberapa kesempatan linknya masih belum terdeteksi. Kalaupun tetap mau klaim, maka penambahan data bisa dilakukan secara manual.
Terdapat dua langkah diantaranya :
- Update data Google Scholar
- Sinkronisasi akun SINTA
Update data Google Scholar :
- Login akun Google Scholar
- Klik tambah manual untuk pembaruan data

- Hapus atau tambahkan data berdasarkan kata kunci judul maupun nama author seperti terlihat pada gambar dibawah ini


Sinkronisasi akun SINTA
- Login akun SINTA melalui laman https://sinta.kemdikbud.go.id
- Pilih My Profile dari pojok kanan atas

- Pilih menu Google Scholar dari My Sinta yang ada dikolom sebelah kiri

- Klik request synchonization

Demikian yang dapat penulis sampaikan, semoga bermanfaat. Lebih dan kurang dimaafkan yaa. Terimakasih sudah berkunjung dan jumpa lagi.